An album of cultural art Riau
AB, Robin; Ramelan, Ramelan; Sudarisman, Sudarisman
Di Indonesia banyak nama sesuatu tempat mempunyai latar belakang, legende dan ceritera sejarah, atau suatu memori dari Tokoh-tokoh masyarakat tertentu. Seperti nama Lampung, Jakarta, Semarang, Boyolali, Surakarta , Banyuwangi dan lain-lain mempunyai cerita sejarah at aupun berupa legende. Begitu juga nama kota Riau menurut U U Hamidi dalam bukunya "Bahasa Melayu Riau" menulis legendenya Riau sebagai berikut. "Tatkala perahu-perahu dagang yang semula akan pergi ke Makam Taukid (ibukota kerajaan Johar) diperintahkan membawa barang dagangan itu ke sungai Carang di P. Bintan dimana sedang didirikan negeri baru . Sesampainya dimuara sungai Carang mereka kehilangan arah. Kemudian mereka bertanya-tanya kepada anak-anak perahu yang sedang hilir: " dimana tempat orang-orang raja mendirikan negeri" mendapat jawaban: " disana, yang rioh" sambil mengisaratkan arah hµlu sungai . Mereka mengambil haluan menuju ke hulu sungai itu, kapan ditanya "hendak kemana" selalu dijawabnya : mau ke "Reoh", yang artinya tempat hiruk pikuk, ramai. Sehingga ucapan "rioh" itu menjadi populer. Melalui proses ucapan dari berbagai lidah seseorang, maka "kata rioh" mengalami pergeseran-pergeseran mulai dari Rioh - Riouw - Riaw - Riau.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Media Kebudayaan
- Tahun
- 1979
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-07T02:05:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah