Karya pilihan koleksi Galeri Nasional Indonesia volume 2
Burhan, M. Agus
Galeri Nasional Indonesia merupakan lembaga kebudayaan yang gagasannya sudah direncanakan sejak lama, diawali dengan pendirian Wisma Seni Nasional yang berkembang pula sebagai gagasan Pusat Pengembangan Kebudayaan. Gagasan ini untuk sebagian diwujudkan dengan pembangunan Gedung Pameran Seni Rupa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (23 Februari 1987) sebagai sarana kegiatan seni rupa. Akhirnya setelah diperjuangkan secara intensif sejak tahun 1995, baru terealisasi pada tanggal 8 Mei 1998 di Jakarta dan setahun kemudian diresmikan secara formal fungsionalisasinya. Lembaga kebudayaan ini bertugas melaksanakan pengumpulan, pendokumentasian, registrasi, penelitian, pemeliharaan, perawatan, pengamanan, penyajian, penyebarluasan informasi, dan bimbingan edukatif tentang karya seni rupa.
Beberapa alasan menampilkan karya-karya ini sebagai Karya
Pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia Volume II adalah sebagai berikut. Pertama adalah keterwakilan tokoh-tokoh pelukis ini dalam berbagai periode sejarah seni rupa modern Indonesia. Kedua, berkaitan dengan kualitas karya yang di dalamnya mencerminkan pencapaian estetika yang kuat. Dalam konteks sejarah karya-karya itu tidak sekedar mempunyai nilai konseptual, gaya pribadi, dan daya artistik yang tinggi saja. Akan tetapi berbagai pencapaian tersebut bisa dijadikan sebagai refleksi jiwa zaman, karena bentuk-bentuk estetik yang diungkapkan mempunyai ikatan yang kuat dengan ruang sosiokulturalnya. Sungguhpun demikian, pada karya pilihan ini, tidak semua karya diciptakan dalam kurun waktu yang tepat selama menguatnya periode itu. Namun karya-karya yang demikian itu, tetap dalam semangat ikatan zaman atau paradigma estetik yang berkembang ketika pelukis itu merefleksikan pada masanya.
Beberapa alasan menampilkan karya-karya ini sebagai Karya
Pilihan Koleksi Galeri Nasional Indonesia Volume II adalah sebagai berikut. Pertama adalah keterwakilan tokoh-tokoh pelukis ini dalam berbagai periode sejarah seni rupa modern Indonesia. Kedua, berkaitan dengan kualitas karya yang di dalamnya mencerminkan pencapaian estetika yang kuat. Dalam konteks sejarah karya-karya itu tidak sekedar mempunyai nilai konseptual, gaya pribadi, dan daya artistik yang tinggi saja. Akan tetapi berbagai pencapaian tersebut bisa dijadikan sebagai refleksi jiwa zaman, karena bentuk-bentuk estetik yang diungkapkan mempunyai ikatan yang kuat dengan ruang sosiokulturalnya. Sungguhpun demikian, pada karya pilihan ini, tidak semua karya diciptakan dalam kurun waktu yang tepat selama menguatnya periode itu. Namun karya-karya yang demikian itu, tetap dalam semangat ikatan zaman atau paradigma estetik yang berkembang ketika pelukis itu merefleksikan pada masanya.
Detail Information
- Publisher
- Galeri Nasional Indonesia
- Tahun
- 2004
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-06T04:37:00Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah