Sistem pengendalian sosial tradisional masyarakat Melayu di Sumatera Utara
Sinar, Lukman; Ridwan, H.T.A; Zulkifli, Zulkifli; Sinar, T. Silvana; Rabullah, Rabullah
Berbicara tentang budaya dan pengendalian sosial tidaklah
mungkin mengabaikan sifat dan kedudukan manusia sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya, dan tidak pernah puas dengan kodratnya. Ia senantiasa berusaha melengkapi dirinya disertai keyakinan akan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya, dan dengan kebudayaannya manusia mampu membina dirinya dan keluarga serta masyarakat lingkungannya. Rasa tidak puas manusia terhadap kodratnya tercermin dalam upaya dengan berbagai cara dan sarana. Walaupun cara dan wujudnya bisa beraneka ragam, setiap masyarakat manusia menghargai dan mengembangkan berbagai cara untuk diri dan lingkungannya.
mungkin mengabaikan sifat dan kedudukan manusia sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya, dan tidak pernah puas dengan kodratnya. Ia senantiasa berusaha melengkapi dirinya disertai keyakinan akan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya, dan dengan kebudayaannya manusia mampu membina dirinya dan keluarga serta masyarakat lingkungannya. Rasa tidak puas manusia terhadap kodratnya tercermin dalam upaya dengan berbagai cara dan sarana. Walaupun cara dan wujudnya bisa beraneka ragam, setiap masyarakat manusia menghargai dan mengembangkan berbagai cara untuk diri dan lingkungannya.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jendral Kebudayaan
- Tahun
- 1992
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-27T13:27:34Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah