• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
  2. Katalog
  3. Dampak sosial budaya akibat menyempitnya lahan pertanian di ...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Dampak sosial budaya akibat menyempitnya lahan pertanian di desa Nangor Propinsi Kalimantan Tengah

Mihing, Teras; Uda, Willem F.; Patianom, Y.I.D; Mangkin, Sofia; Mihing, Samuel

Kalimantan Tengah merupakan sebuah propinsi yang mempunyai wilayah yang cukup luas dan belum banyak yang dibuka, baik untuk kepentingan pertanian, perikanan, petemakan, perkebunan, pemukiman, maupun perindustrian. Luas Propinsi Kalimantan Tengah bila dibandingkan dengan jumlah penduduknya yang relatif sedikit, sebenamya, lahan yang bisa dibuka untuk diusahakan cukup luas. Namun kualitas tanah di Kalimantan Tengah sangat rendah, yaitu meliputi tanah kelas IV, V, VI, dan VII. Tanah dengan klasifikasi demikian dianggap sebagai tanah yang tidak subur bagi usaha pertanian. Tanah yang subur dan cocok untuk pertanian bercocok tanam jumlahnya sangat terbatas dan sedikit. Sementara itu pemerintah melarang pembukaan hutang sebebas waktu dahulu karena hutanhutan itu pada umumnya sudah diserahkan pengusahaannya kepada para pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH). Dengan demikian penebangan hutan untuk pembukaan ladang baru sudah hampir tidak mungkin lagi tanpa ijin dari pemerintah. Selain itu pertanian ladang berpindah-pindah sudah dianggap sebagai suatu "kejahatan" dan dianggap sebagai biang perusakan hutan.
Detail Information
Publisher
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
1990
Bahasa
en
Last Updated
2019-05-29T20:42:42Z
Subjects / Keywords
Penelitian Kearifan lokal Penelitian kebudayaan Buku Sekolah
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.145
Online: 1.145 Onsite: 0
Bulan ini 32.421
Online: 32.090 Onsite: 331
Total 65.514
Online: 58.388 Onsite: 7.126

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar