Model kursus kunjung 2014 (pemberdayaan komunitas Suku Bajo)
Kemendikbud, BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan
Model kursus kunjung merupakan model kursus yang lahir dari fenomena masyarakat miskin yang tertinggal, khususnya komunitas nelayan Bajo. kebiasaan komunitas nelayan Bajo yang bertempat tinggal jauh dari kota (keramaian) berdampak pada kualitas hidup mereka yang monoton. Berbagai perubahan dibidang pendidikan, kesehatan, teknologi sangat lambat diikuti oleh komunitas ini sehingga daya adaptasi sosial mereka semakin rendah. Oleh karena itu, model kursus kunjung menyambut dan memberdayakan komunitas nelayan Bajo untuk memenuhi tuntutan kebutuhan belajar masyarakat, paradigma kursus sebagai lembaga pendidikan nonformal yang selama ini banyak mengikuti pola pendidikan formal khususnya bersifat menetap di suatu kota, sebaiknya mulai memikirkan dan meningkatkan layanan, serta perhatian pada kursus kunjung yang merupakan metode jemput bola yang banyak dilakukan oleh para pengusaha dalam meningkatkan berbagai produk dan layanan kepada masyarakat. Kalau barang-barang hasil produksi bisa sampai ke pelosok desa yang tertinggal, terjauh dan terluar mengapa program pendidikan nonformal khususnya kursus tidak melakukan hal yang sama, tujuanya sama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal ( BPPNFI ) Regional V Makassar
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-01-08T14:15:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah