• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
  2. Katalog
  3. Jeunamee: konsep dan mahar dalam Masyarakat Aceh No. 38/2013
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Jeunamee: konsep dan mahar dalam Masyarakat Aceh No. 38/2013

Hermaliza, Essi; Devy, Soraya

Dalam prosesi pernikahan perkawinan masyarakat Islam, terutama dalam adat budaya Aceh, "jeunamee" atau "mahar" menjadi sentra vital dan urgensinya berdimensi multi-makna dalam persepsi masyarakat. Jeunamee antara lain mengandung empat (4) nilai hakiki, yaitu: kesucian nilai filosofi Islami, berkaitan dengan perintah Allah SWT dan Sunnah Rasul, nilai kecintaan hati nurani pasangan anak manusia, nilai modalitas awal investasi kehidupan pasangan keluarga, dan mengandung spirit awal berusaha mencari uang/benda bag! standar martabat kehidupan sosial. Narit Maja "No peng, no inong" merupakan suatu simbol membangun spirit, bahwa untuk memasuki kehidupan keluarga, tidak mungkin manusia tidak mempersiapkan bekal kehidupan/nafkah keluarga. Budaya adat Aceh sangat memahami, makna jeunamee/mahar dan arti sebuah prosesi perkawinan, dimana nilai-nilainya di adopsi dari keyakinan terhadap syari'at Islam.
Jeunamee diangkat menjadi topik yang tidak perlu lagi di perdebatkan. uraian makna dan simbol yang terkandung dalam bentuk jeunamee pada akhirnya menjadi kekuatan bahwa adat adalah aturan tak tertulis yang tetap harus di pertahankan, terlepas dari mana budaya ini berasal pada awalnya.
Detail Information
Publisher
Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
2013
Bahasa
id
Last Updated
2020-10-27T09:13:41Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Kearifan lokal Masyarakat Adat
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
PERPUSTAKAAN SD YASPORBI III
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.467
Online: 1.458 Onsite: 9
Bulan ini 42.795
Online: 42.337 Onsite: 458
Total 75.888
Online: 68.635 Onsite: 7.253

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar