E-modul biologi Kelas XII : pembelahan sel
Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Pembinaan SMA
Dalam rangka pertumbuhan, tubuh kita bertambah besar dan tinggi. Begitu pula dengan hewan dan tumbuhan. Mengapa pada makhluk hidup dapat tumbuhan besar dan tinggi? Sel-sel penyusun tubuh mengalami pembelahan sehingga bertambah banyak. Pertambahan sel inilah yang menyebabkan tubuh semakin besar dan tinggi. Pembelahan sel juga terjadi tidak hanya pada saat terjadi pertumbuhan, tetapi sel-sel dalam jaringan tubuh kita rusak sel-sel dalam jaringan tersebut akan melakukan pembelahan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Sel-sel yang membelah disebut sebagai sel induk dan keturunannya dinamakan selanakan. Sel induk memiliki sejumlah kromosom yang berisi informasi genetik yang terdapat di dalam kromosom dan akan diturunkan kepada sel anakan yang menjadi sel generasi berikutnya. Sifat-sifat yang tampak merupakan penurunan dari sel induk. Oleh karena itu,pembelahan sel merupakan faktor penting dalam hidup kita. Setiap sel dapat memperbanyak diri dengan membentuk sel-sel baru melalui proses yang disebut pembelahan sel atau reproduksi sel. Pada organisme uni seluler, seperti bakteri dan protozoa, proses pembelahan sel merupakan salah satu cara berkembang biak. Protozoa melakukan pembelahan sel dari satu sel menjadi dua, dari dua menjadi empat, dari empat menjadi delapan dan seterusnya. Pada makhluk hidup multiseluler, pembelahan sel mengakibatkan bertambahnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu, terjadilah proses pertumbuhan pada makhluk hidup. Pembelahan sel juga berlangsung pada sel kelamin atau sel gamet yang bertanggung jawab dalam proses perkawinan antar individu. Setelah dewasa, sel kelenjar kelamin pada tubuh manusia membelah membentuk sel-sel kelamin.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-01-11T07:39:44Z
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah