Redesain bidang keahlian dan program keahlian SMK pada revolusi industri 4.0 : pedoman teknis
Triyono, M. Bruri; Pardjono, Pardjono; Sudira, Putu; Mahfud, Tuatul; Hariyanto, Didik; Maryadi, Totok Heru Tri; Rabiman, Rabiman; Yuliana, Irma
Hadirnya revolusi industri 4.0 (RI 4.0) berbasis Cyber Physical Production System (CPPS) memberikan dampak terhadap penyesuaian teknologi baru bagi industri untuk meningkatkan produktivitas kerja. Pemanfaatan teknologi baru diyakini mampu membantu
tenaga kerja untuk bekerja secara efisien dan produktif. Selain itu, RI 4.0 juga memiliki
implikasi signifikan pada sifat pekerjaan di industri karena pada dasarnya RI 4.0 akan mengubah desain dan layanan produk serta sistem produksi dalam dunia kerja. Banyak pekerjaan unskilled dan semi skilled akan tergantikan dengan otomasi mesin dan robot.
Bahkan, akan bermunculan fenomena hilangnya jenis pekerjaan lama dan munculnya jenis pekerjaan baru pada era Revolusi Industri 4.0. Kondisi ini secara tidak langsung turut mempengaruhi struktur pendidikan SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan yang berperan menyiapkan calon tenaga kerja terampil.
Pengembangan SMK dituntut harus fleksibel dan responsif dalam menghadapi tuntutan dan perubahan masa depan khususnya pada RI 4.0. Harapannya, pengembangan
SMK tersebut dapat mendorong lulusan SMK yang adaptif terhadap perubahan teknologi di industri dan dunia kerja. Aspek penting yang dinilai sangat kritis untuk menilai kesiapan SMK dalam menghadapi RI 4.0 yaitu kesesuaian bidang keahlian dan program keahlian
dengan konteks kebutuhan kerja RI 4.0. Bidang keahlian dan program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan pengembangan tenaga kerja merupakan dasar untuk
menentukan standar okupasi dan selanjutnya sebagai bahan untuk pengembangan atau penyelerasan kurikulum. Melalui kurikulum tersebut diharapakan dapat mengoptimalkan peran SMK sebagai lembaga pencetak tenaga kerja terampil. Sebaliknya jika penyelenggaraan bidang keahlian dan program keahlian sudah tidak relevan dengan
kebutuhan pekerjaan dan pengembangan tenaga kerja maka dapat dipastikan peran SMK semakin tidak optimal bahkan terancam gagal untuk menyiapkan tenaga kerja terampil. Atas
dasar itu, upaya penyesuaian bidang dan program keahlian SMK dengan perkembangan teknologi RI 4.0 dinilai sangat penting dan strategis. Hal tersebut menjadi dasar kajian Redesain Bidang Keahlian dan Program Keahlian SMK di Era Revolusi Industri 4.0.
Secara garis besar, hasil penelitian ini dapat dijadikan milestone dalam pengembangan SMK di masa depan. Terutama dalam merekonstruksi bidang keahlian dan program keahlian
SMK di masa depan.
tenaga kerja untuk bekerja secara efisien dan produktif. Selain itu, RI 4.0 juga memiliki
implikasi signifikan pada sifat pekerjaan di industri karena pada dasarnya RI 4.0 akan mengubah desain dan layanan produk serta sistem produksi dalam dunia kerja. Banyak pekerjaan unskilled dan semi skilled akan tergantikan dengan otomasi mesin dan robot.
Bahkan, akan bermunculan fenomena hilangnya jenis pekerjaan lama dan munculnya jenis pekerjaan baru pada era Revolusi Industri 4.0. Kondisi ini secara tidak langsung turut mempengaruhi struktur pendidikan SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan yang berperan menyiapkan calon tenaga kerja terampil.
Pengembangan SMK dituntut harus fleksibel dan responsif dalam menghadapi tuntutan dan perubahan masa depan khususnya pada RI 4.0. Harapannya, pengembangan
SMK tersebut dapat mendorong lulusan SMK yang adaptif terhadap perubahan teknologi di industri dan dunia kerja. Aspek penting yang dinilai sangat kritis untuk menilai kesiapan SMK dalam menghadapi RI 4.0 yaitu kesesuaian bidang keahlian dan program keahlian
dengan konteks kebutuhan kerja RI 4.0. Bidang keahlian dan program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan pengembangan tenaga kerja merupakan dasar untuk
menentukan standar okupasi dan selanjutnya sebagai bahan untuk pengembangan atau penyelerasan kurikulum. Melalui kurikulum tersebut diharapakan dapat mengoptimalkan peran SMK sebagai lembaga pencetak tenaga kerja terampil. Sebaliknya jika penyelenggaraan bidang keahlian dan program keahlian sudah tidak relevan dengan
kebutuhan pekerjaan dan pengembangan tenaga kerja maka dapat dipastikan peran SMK semakin tidak optimal bahkan terancam gagal untuk menyiapkan tenaga kerja terampil. Atas
dasar itu, upaya penyesuaian bidang dan program keahlian SMK dengan perkembangan teknologi RI 4.0 dinilai sangat penting dan strategis. Hal tersebut menjadi dasar kajian Redesain Bidang Keahlian dan Program Keahlian SMK di Era Revolusi Industri 4.0.
Secara garis besar, hasil penelitian ini dapat dijadikan milestone dalam pengembangan SMK di masa depan. Terutama dalam merekonstruksi bidang keahlian dan program keahlian
SMK di masa depan.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidkan Vokasi, Univertitas Negeri Yogyakarta
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-08-09T00:58:44Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah