Perguruan drama dalam empat babak
Hadi, Wisran
Buku ini merupakan salah satu karya sastra lama. Buku ini berisikan skenario sebuah drama yang menceritakan Kedatangan Haji Miskin, Haji Piobang dan Haji Sumanik dari tanah suci, pertanda dimulainya era baru dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Selanjutnya, perbenturan kaum agama dan kaum adat yang kemudian disebut Perang Padri.
Tuanku Koto Tuo telah melindungi Haji Miskin sewaktu dikejar-kejar kaum adat karena membakar Balai Adat. Dan muridnya sendiri, Tuanku Nan Renceh telah menjadi salah seorang dari
delapan tokoh pem baru karena dipengaruhi oleh Haji Miskin.
Kedelapan tokoh muda itu kemudian disebut sebagai "Harimau
nan Salapan". Tuanku Koto Tuo adalah tokoh sejarah. Dan saksi dari perang saudara yang panjang, walaupun untuk itu dia telah menderita banyak.
Tuanku Koto Tuo telah melindungi Haji Miskin sewaktu dikejar-kejar kaum adat karena membakar Balai Adat. Dan muridnya sendiri, Tuanku Nan Renceh telah menjadi salah seorang dari
delapan tokoh pem baru karena dipengaruhi oleh Haji Miskin.
Kedelapan tokoh muda itu kemudian disebut sebagai "Harimau
nan Salapan". Tuanku Koto Tuo adalah tokoh sejarah. Dan saksi dari perang saudara yang panjang, walaupun untuk itu dia telah menderita banyak.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1981
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-01-21T07:46:27Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah