Dirgantara pemersatu nusa bangsa : pameran daring - luring 26 Okt - 26 Nov 2021 : pesawat pertama kebanggaan Indonesia
Balai Kirti, Museum Kepresidenan
Setelah Pesawat Tetuko, IPTN menghadirkan N 250. Pesawat pertama yang sepenuhnya dirancang-bangun oleh putra-putri Indonesia, bersandi Gatotkaca.
Pesawat ini sukses mengudara selama 56 menit di hadapan rakyat Indonesia pada 10 Agustus 1995. Kendalinya tak lagi manual, tapi dengan sistem elektronik canggih fly-by-wire. N 250 adalah pesawat terbang kedua di dunia yang menggunakan teknologi fly-by-wire, setelah Airbus 300 dan mendahului Boeing 777. Sejak saat itu, 10 Agustus dirayakan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional.
N 250 juga sempat demo terbang di Paris Airshow, pameran dirgantara bergengsi dunia. Sayangnya, pengembangannya terpaksa terhenti setelah krisis ekonomi ‘97. Adikarya BJ Habibie itu kini disimpan di Museum Pusat Dirgantara Mandala Yogyakarta.
Pesawat ini sukses mengudara selama 56 menit di hadapan rakyat Indonesia pada 10 Agustus 1995. Kendalinya tak lagi manual, tapi dengan sistem elektronik canggih fly-by-wire. N 250 adalah pesawat terbang kedua di dunia yang menggunakan teknologi fly-by-wire, setelah Airbus 300 dan mendahului Boeing 777. Sejak saat itu, 10 Agustus dirayakan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional.
N 250 juga sempat demo terbang di Paris Airshow, pameran dirgantara bergengsi dunia. Sayangnya, pengembangannya terpaksa terhenti setelah krisis ekonomi ‘97. Adikarya BJ Habibie itu kini disimpan di Museum Pusat Dirgantara Mandala Yogyakarta.
Detail Information
- Publisher
- Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-02-18T08:36:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah