Bunga rampai praktik pengajaran bahasa berorientasi HOTS (Higher order thinking skills)
SEAMEO QITEP in Languange, SEAMEO QITEP in Language
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengadopsi tiga dasar kecakapan abad ke-21 yang diinisiasi oleh Trilling dan Fadel tahun 2009 dalam merancang Kurikulum 2013. Salah satu kecakapan abad ke-21 yang sangat penting dalam proses pembelajaran, yaitu berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan peserta didik dalam menghadapi kompleksitas informasi saat ini. Kemampuan berpikir kritis juga membuat peserta didik siap menghadapi tantangan dan persaingan masa depan.
Untuk mencapai kemampuan berpikir kritis tersebut, guru diarahkan untuk menerapkan pembelajaran yang berbasis Higher Order Thinking Skills ( HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir tingkat tinggi merupakan keterampilan kognitif yang merujuk pada Taksonomi Bloom yang direvisi oleh Anderson dan Krathwohl. Taksonomi tersebut menyatakan bahwa peserta didik dianggap telah memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi, jika mencapai tiga tingkatan teratas dari dimensi proses berpikir, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang dikumpulkan dalam rangka mendokumentasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh guru-guru di Asia Tenggara yang mendapatkan dana untuk melakukan penelitian pengajaran bahasa.
Untuk mencapai kemampuan berpikir kritis tersebut, guru diarahkan untuk menerapkan pembelajaran yang berbasis Higher Order Thinking Skills ( HOTS) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir tingkat tinggi merupakan keterampilan kognitif yang merujuk pada Taksonomi Bloom yang direvisi oleh Anderson dan Krathwohl. Taksonomi tersebut menyatakan bahwa peserta didik dianggap telah memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi, jika mencapai tiga tingkatan teratas dari dimensi proses berpikir, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan yang dikumpulkan dalam rangka mendokumentasikan hasil penelitian yang dilakukan oleh guru-guru di Asia Tenggara yang mendapatkan dana untuk melakukan penelitian pengajaran bahasa.
Detail Information
- Publisher
- SEAMEO QITEP in Language
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-03-07T15:56:29Z
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah