Burung Kakatua dan burung Maleo : manu Laka kai manu Ndeune : the Parrot and the Maleo
Lemosol, Roymon; Kumbangsila, Evi Olivia
Konon pada zaman dahulu, burung Kakak tua dan burung Maleo itu sama-sama hidup di pohon Kemana-mana selalu bersama. Suatu hari mereka bermain kehutan sagu. Seketika terjadilah perdebatan panjang pun terjadi diantara mereka. Mulai dari makanan yang mereka konsumsi hingga kemolekan yang mereka miliki karena warna bulu mereka. Terjadilah pertengkaran antara burung Kakak tua dan burung Maleo tentang warna isi sagu. Tiap-tiap mereka bersikeras mempertahankan pendapatnya. Karena habis kesabaran, burung kakak tua terbang menyambar parang milik penokok sagu kemudian memotong putus ekor burung maleo hingga tak tersisa. Sejak saat itu burung Kakak tua dan burung Maleo memutuskan pertemanan. Sejak itu ekor burung Maleo menjadi pendek sedangkan mulut burung Kakak tua menjadi hitam. Pertengkaran tidak akan mendatangkan keuntungan malah kerugian.
Detail Information
- Publisher
- Kantor Bahasa Provinsi Maluku
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-02-03T07:34:12Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah