Di tepi zaman: Tari Langsir, kesenian rakyat dari Suku Haloban
Putra, Dharma Kelana
Berbeda dengan tarian adat yang ada di Haloban, tidak ada nilai filosofis tertentu dalam tarian ini kecuali untuk membangun kebersamaan. Tarian ini murni dimainkan sebagai ekspresi kebahagiaan, menghadirkan keramaian, sekaligus sebagai sarana pertemuan antara muda-mudi. Membuat suasana desa jadi lebih hidup, menghangatkan kembali hubungan kekerabatan, serta terhubung dengan orang lain secara intens.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-08-31T07:40:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah