Sejarah revolusi di tingkat lokal
Nurdiyanto, Nurdiyanto; Harnoko, Darko; Wahyono, Tugas Tri
Penelitian budaya merupakan topik yang sangat menarik. Hingga kapanpun tema budaya tidak akan pemah habis untuk dikaji dan diteliti. Akan tetapi di sisi lain permasalahan budaya juga merupakan masalah yang rumit, pelik dan peka karena menyangkut subyektifitas pemilik maupun pelaku budaya yang bersangkutan. Jika sejarah lokal dikaitkan dengan revolusi Indonesia tentu saja sangat menarik untuk dikaji, karena sejarah lokal memiliki spesifikasi di satu fihak dan distingsi di pihak lain. Akan tetapi juga perlu diperhatikan apakah yang terjadi tingkat lokal itu merupakan kepanjangan sejarah pada tingkat nasional, dengan kata lain sejarah nasional di tingkat lokal dengan melihat faktor-faktornya ada persamaan antara nasional dengan lokal. Sebaliknya, tentu saja apakah ada sumbangan sejarah lokal terhadap sejarah nasional, karena kejadian di tingkat lokal akan merembet dan menyebar ke tingkat nasional, atau keduanya berdiri sendiri-sendiri dan tidak ada korelasinya. Pada tingkat awal tentu sejarah revolusi Indonesia sangat menarik, sebab Indonesia adalah satu-satunya negara baru, bekas jajahan, yang terns menegakkan kemerdekaan terhadap rongrongan negara asing dan rongrongan penjajah Belanda yang akan menancapkan kembali kuku penjajahannya. Kedua, adalah masalah heroisme lokal, artinya seberapajauh komunitas lokal, tentara dan rakyat, berjuang bersama menegakkan kemerdekaan di tingkat lokal. Tiga karya sejarah revolusi pada tingkat lokal, yaitu penelitian berlokus di Pacitan, Sragen dan satu lagi tentang pendidikan politik tentara.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-21T03:25:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah