Sanggar seni tradisi sebagai wahana pewarisan budaya lokal: padepokan tjipta boedaja tutup ngisor Kecamatan Dukun Kabupaten Malang
Prabowo, Setiadi; Larasati, Ani; Suwarno, Suwarno; Isyanti, Isyanti; Maisa, Igih Adisa; Kurniawan, G. Septa Agung Kurniawan; Hariyadi, Agustinus
Tulisan yang disusun dari data primer maupun sekunder ini
bertujuan untuk mendeskripsikan 'kekuatan-kekuatan' Padepokan Tjipta Boedaja sebagai sebuah lembaga kesenian tradisional. Deskripsi-deskripsi dalam tulisan ini mencoba meneropong nilai-nilai yang terkandung dalam aspek-aspek kelembagaan, pendanaan, mekanisme keanggotaan, model transmisi nilai, jejaring, inovasi dan pengembangan, dan pementasan. Di samping itu tulisan ini mendeskripsikan model pewarisan nilai budaya yang telah diupayakan padepokan melalui fungsi-fungsi pendidikan informal, transmisi antar generasi, kelembagaan, pementasan dan fungsi lainnya bagi generasi muda.
Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor historis cukup berpengaruh terhadap kuatnya eksistensi padepokan. Secara kelembagaan, Padepokan Tjipta Boedaja memiliki kekuatan dalam hal pengaturan dan pengelolaan pendanaan, mekanisme keanggotaan, kejelasan model transmisi nilai, jejaring, inovasi dan pengembangan, dan pementasan. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan ritualisasi dalam
praktik berkesenian di Padepokan Tjipta Boedaja dan Dusun Tutup Ngisor merupakan sebuah proses penguatan akar-akar kekuasaan kultural dan sosial.
bertujuan untuk mendeskripsikan 'kekuatan-kekuatan' Padepokan Tjipta Boedaja sebagai sebuah lembaga kesenian tradisional. Deskripsi-deskripsi dalam tulisan ini mencoba meneropong nilai-nilai yang terkandung dalam aspek-aspek kelembagaan, pendanaan, mekanisme keanggotaan, model transmisi nilai, jejaring, inovasi dan pengembangan, dan pementasan. Di samping itu tulisan ini mendeskripsikan model pewarisan nilai budaya yang telah diupayakan padepokan melalui fungsi-fungsi pendidikan informal, transmisi antar generasi, kelembagaan, pementasan dan fungsi lainnya bagi generasi muda.
Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor historis cukup berpengaruh terhadap kuatnya eksistensi padepokan. Secara kelembagaan, Padepokan Tjipta Boedaja memiliki kekuatan dalam hal pengaturan dan pengelolaan pendanaan, mekanisme keanggotaan, kejelasan model transmisi nilai, jejaring, inovasi dan pengembangan, dan pementasan. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan ritualisasi dalam
praktik berkesenian di Padepokan Tjipta Boedaja dan Dusun Tutup Ngisor merupakan sebuah proses penguatan akar-akar kekuasaan kultural dan sosial.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-10-26T08:40:02Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah