Revitalisasi desa adat & dampak sosial budaya di Pulau Sumba
Ramone, P. Robert
Dewasa ini banyak desa-desa adat di Pulau Sumba yang hampir punah dan mulai ditinggalkan masyarakat pendukungnya karena sudah tidak lagi memiliki rumah adat sebagai salah satu faktor yang dapat mempersatukan mereka. Banyak rumah adat yang hancur karena faktor alam seperti cuaca dan iklim, bencana alam, bahan bangunan yang telah termakan usia, dan berbagai faktor lainnya, sehingga diperlukan adanya renovasi maupun pembangunan baru. Untuk itulah Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Kepercayaan te rhadap Tuhan YME dan Tradisi melakukan kegiatan Revitalisasi Desa Adat sebagai upaya pelestarian. Revitalisasi penting untuk dilakukan karena desa adat merupakan pewaris, pelestari sekaligus pelaku aktif kearifan-kearifan lokal yang sangat potensial dalam mempertahankan identitas suku bangsa serta membangun kesadaran akan keberagaman budaya.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-15T08:41:27Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah