Pelabuhan Riau: hubungan dan peranannya dengan daerah-daerah Hinterland tahun 1700-1973
Gafnesia, Dahsyat; S., Anastasia Wiwik; Galba, Sindu
Pada awal abad 17, Pelabuhan Riau menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan transito antara timur dan barat karena letaknya yang strategis di jalur dagang Selat Malaka. Salah satu daya tarik Pelabuhan Riau adalah Managierse Aequipagenya yaitu kemampuannya mengendalikan barang dagangan dan menyediakan spare part bagi kapal-kapal yang datang dengan cepat dan murah. Pada masa itu, Riau menjadi pusat perdagangan antar bangsa yang terkenal.
Keberadaan Pelabuhan Riau sejak abad ke-17 dengan karakteristik wilayah yang unik, ternyata memberikan nuansa tersendiri terhadap wilayah ini pada masa-masa selanjutnya. Hal ini dimungkinkan letaknya yang strategis di persimpangan lalu lintas pelayaran utama dunia, yaitu Selat Malaka. Posisinya yang strategis tersebut ditunjang oleh kondisi alamnya yang banyak memiliki Teluk, Tanjung dan Selat serta pulau-pulau sangat cocok untuk tempat kapal berlabuh, mendorong ramainya perdagangan di wilayah tersebut hingga abad ke-20.
Keberadaan Pelabuhan Riau sejak abad ke-17 dengan karakteristik wilayah yang unik, ternyata memberikan nuansa tersendiri terhadap wilayah ini pada masa-masa selanjutnya. Hal ini dimungkinkan letaknya yang strategis di persimpangan lalu lintas pelayaran utama dunia, yaitu Selat Malaka. Posisinya yang strategis tersebut ditunjang oleh kondisi alamnya yang banyak memiliki Teluk, Tanjung dan Selat serta pulau-pulau sangat cocok untuk tempat kapal berlabuh, mendorong ramainya perdagangan di wilayah tersebut hingga abad ke-20.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Tanjungpinang
- Tahun
- 2007
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-10T06:49:11Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah