Upacara kasada dan beberapa adat istiadat masyarakat Tengger
Proyek Sasana Budaya Jakarta, Direktorat Jenderal Kebudayaan
Masyarakat Tengger adalah masyarakat petani. Karena tempat tinggalnya di daerah pegunungan, corak pertaniannya lebih tepat disebut perladangan atau perhumaan. Masyarakat Tengger dapat dikatakan masih hidup dengan adatnya yang belum banyak berubah. Perubahan sebagai akibat perkenalan dengan gaya hidup di luar masyarakat Tengger nampak tidak secepat kendaraan umum yang dewasa ini menghubungkan daerah itu sehari-hari. Dalam masyarakat Tengger adat merupakan bagian kehidupan yang penting. Adat itu dapat terpelihara dengan baik karena berfungsi dalam mengatur kehidupan masyarakatnya maupun kepercayaannya. Dewasa ini masih banyak adat istiadat yang terus dipelihara meskipun tidak banyak diketahui tentang asal usulnya. Maka sebab itu, penerbitan buku Pustaka Wisata Budaya ini dilakukan sebagai media informasi agar membantu keberhasilan pembinaan dan pengembangan nilai-nilai budaya dengan melalui upaya pengenalan kekayaan budaya bangsa, baik bagi masyarakat Indonesia sendiri maupun masyarakat luar.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Sasana Budaya Jakarta
- Tahun
- 1978
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-17T03:33:30Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah