Interpretasi simbol dalam cerita rakyat orang Ocu
Ys., Febby Febriyandi
Kebudayaan mempunyai peran dan fungsi mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat pemiliknya. Sekalipun tatanan itu mengalami dinamika, tidak serta kehilangan roh dan identitas, judtru kedua aspek ini yang diselaraskan dengan kehidupan beradaptasi dengan modernisasi. Sejarah dan budaya lokal memiliki kekuatan itu karena pengaruh muatan nilai-nilai membangun sendi dan fondasi adat resam masyarakat. Realita inilah yang diangkat oleh peneliti Balai Pelestarian Nilai Budaya Tanjungpinang melalui kajian sejarah dan budaya masyarakat Melayu di wilayah kerjanya. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai jaringan simbol bermakna yang terkandung dalam cerita rakyat sebagai bangunan kebudayaan orang Ocu di XIII Koto Kampar khususnya dan Kabupaten Kampar umumnya. Tulisan ini juga diharapkan dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya cerita rakyat sebagai media belajar kebudayaan, serta identitas bagi orang Ocu di Kecamatan XIII Koto Kampar.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Tanjungpinang
- Tahun
- 2015
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-20T02:27:07Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah