Makanan tradisional Bengkulu: teknologi pembuatan dan prospek di masa depan
Maryeti, Maryeti; Silalahi, Ramot
Eratnya kaitan antara masyarakat dengan makanan tradisional dapat dilihat dari adanya makanan tertentu yang sering diidentikkan dengan masyarakat atau daerah tempat asal makanan tersebut. Sebut saja misalnya, dodol - Garut, pempek - Palembang, peuyem - Bandung, gudeg - Yogya, rendang - Padang dan sebagainya. Makanan-makanan tersebut dikenal sangat luas melewati batas wilayah daerah tempat tinggal masyarakat pendukungnya. Hal ini membawa implikasi makanan tradisional menjadi aset daerah bersangkutan, yang menjadikannya "sesuatu ya ng dicari" oleh orang-orang yang berkunjung ke daerah tersebut. Potensi ini sangat menjanjikan, apalagi bila dikaitkan dengan daerah-daerah yang merupakan daerah tujuan wisata. Artinya, keberadaan makanan tradisional dapat menjadi salah satu aspek penunjang pariwisata (menimbulkan keinginan orang untuk berkunjung), begitupun sebaliknya daerah tujuan wisata memberi peluang yang besar bagi "nilai jual" makanan tradisional. Dengan demikian ketika orang mengunjungi suatu daerah, mereka akan berkeinginan untuk membeli makanan tradisional daerah tersebut sebagai oleh-oleh.
Dari beberapa daerah yang merupakan daerah tujuan wisata, Bengkulu termasuk salah satu diantaranya. Namun pada kenyataannya daerah ini belum mempunyai makanan tradisional yang bisa langsung mengingatkan orang pada daerahnya (kecuali ketupat, yang memang identik dengan daerah ini, tetapi memiliki konotasi berbeda). Padahal daerah ini memiliki peluang cukup besar untuk menarik datangnya wisatawan karena selain pesona alamnya yang indah, di daerah ini juga terdapat rumah Bung Karno dan Benteng Malborough yang merupakan obyek wisata sejarah.
Dari beberapa daerah yang merupakan daerah tujuan wisata, Bengkulu termasuk salah satu diantaranya. Namun pada kenyataannya daerah ini belum mempunyai makanan tradisional yang bisa langsung mengingatkan orang pada daerahnya (kecuali ketupat, yang memang identik dengan daerah ini, tetapi memiliki konotasi berbeda). Padahal daerah ini memiliki peluang cukup besar untuk menarik datangnya wisatawan karena selain pesona alamnya yang indah, di daerah ini juga terdapat rumah Bung Karno dan Benteng Malborough yang merupakan obyek wisata sejarah.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
- Tahun
- 2008
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-29T02:25:41Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah