Basiyo (1916 - 1979): maestro lawak dagelan Mataram
Wahyono, Tugas Tri; Nurwanti, Yustina Hastrini
Nama Basiyo sangat lekat dalam memori kolektif masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, khususnya bagi mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Basiyo, seorang seniman lawak yang layak mendapat predikat maestro lawak dari Yogyakarta. Basiyo selalu menggunakan Bahasa Jawa dalam setiap pertunjukannya. Lawakannya disebut sebagai Dagelan Mataram. Nama tersebut sesungguhnya adalah nama acara Basiyo di RRI Yogyakarta. Spontan, sederhana, dan menggambarkan kehidupan rakyat jelata menjadi ciri lawakan Basiyo dan digabungkan dengan musik tradisional Jawa berbasis Pangkur Jenggleng. Ketokohan dan gaya lawakannya banyak menginspirasi seniman lawak yang lain. Basiyo dikenal sebagai sorang pelawak yang berasal dari Yogyakarta. Dengan menggunakan bahasa Jawa, lawakan Basiyo pada masa hidupnya terkenal di daerah DIY dan Jawa Tengah melalui siaran radio, televisi (TVRI), dan berbagai rekaman. Lawakannya sering disebut sebagai Dagelan Mataram, sesuai dengan nama acaranya di RRI Yogyakarta.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya D. I Yogyakarta, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-08-15T09:48:42Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah