Prasaja agawe mulya, angkara agawe cilaka = Sederhana menjadikan mulia, serakah membawa petaka
Maryadi, Maryadi
Sepeninggal Kaki Palguna sang juru masak Kadipaten Karang Gesing, Adipati Arya Dipa menggelar sayembara untuk mencari pengganti. Dengan mengutus Ki Patih Gangsar, sayembara mengolah gudheg Ngayogyakarta dilaksanakan secara terbuka. Tuntun dan Wasis, dua pemuda dari Karang Gesing bermaksud mengikuti sayembara tersebut. Keduanya berebut jimat pusaka dari Lereng Menoreh. Mereka yakin, jimat tersebut adalah kunci kemenangan dalam sayembara itu. Bagaimana kiprah kedua pemuda dalam menyelesaikan sayembara itu? Pembaca akan menemukan jawabannya dalam cerita berjudul Prasaja Agawe Mulya, Angkara Agawe Cilaka.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-17T04:28:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah