Gufut tu Wela=Gufut dan Wela
Nacikit, Andreas
Hari itu sudah mulai gelap, tetapi Gufut masih saja berjalan kesana kemari untuk mencari makanan. Hari ini, dia belum mendapatkan makanan. Namun, tidak lama kemudian, usahanya membuahkan hasil. Dari kejauhan dia melihat satu tanda pisang yang masak di pohonnya. Tanpa pikir panjang, Gufut langsung memanjat pohon pisang itu. Pohon pisang itu licin, Gufut tidak bisa memanjatnya. Selain itu, Gufut memang tidak bisa memanjat. Ditengah kebingungannya, Wela pun menghampirinya dan bertanya kenapa Gufut terlihat kebingungan. Gufut pun menceritakan keinginannya untuk memakan pisang masak itu. Wela setuju untuk membantu Gufut mengambil pisang-pisang itu. Wela sangat lincah memanjat. Tidak berselang lama terdengar benda jatuh. Gufut berfikir itu pisangnya, ternyata itu hanya kulit pisang saja. Wela hanya memberikan kulit pisang kepada Gufut, buahnya dimakan sendiri oleh Wela. Gufut kesal dan sedih. Dia memohon kepada Wela untuk memberikannya pisang itu sedikit. Namun, Wela tidak memperdulikannya. Dia terus makan pisang itu dan menjatuhkan kulitnya kepada Gufut. Akhirnya, hari itu Gufut tidak berhasil mendapatkan makanannya.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Maluku
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-01-23T08:19:26Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah