Keri i Un Vat=Keri Si Keras Kepala (Bahasa Kei-Bahasa Indonesia)
Rettob, Engelbertus Joseph
Malam terlihat indah di Desa Atol. Moan khawatir karena musim Barat akan datang. Sebelum Oktober, semua orang harus mengungsi. Hal itu terjadi karena air laut akan surut sangat jauh. Keri selalu menolak untuk mengungsi. Karena hal itu mereka mengadakan rapat tentang musim barat. Rapat tidakberjalan dengan baik, karena keri tetap tetap menolak.Keri meminta bantuan pada Hanoat dan Nev untuk menemui Keri, tetap tidak membuahkan hasil. Air mulai surut, masyarakat Atol mulai mengungsi. Kampung Atol mulai terlihat di permukaan air laut. Tak ada sedikitpun sumber makanan, Keri tetap bertahan. Tiba-tiba, Keri mencium bau makanan enak. Dia berenang mendekati bau itu. Dia makan dengan lahap. Saat Keri hendak pulang, dia tidak bisa keluar dari tempat itu. Ternyata, dia terperangkap dalam bubu.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Maluku
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-13T07:54:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah