Feten da ngei spati pa ka = Feten ingin lekas disantap
Arman, Arman
Feten sedih bukan main. Sejak dipanen dan dibawa pulang ke rumah, Feten tak pernah sedikit pun disentuh untuk diolah menjadi makanan. Keberadaanya selalu saja digantikan oleh Bea, Kasu, atau Sasa. Ina Boi, sang pemilik rumah hanya menyimpannya di ambalan bambu, dekat tungku dapur agar tetap awet. Setiap hari ia selalu berharap semoga Ina Boi lekas mengambilnya dari ambalan bambu. Kemudian, ia diolah seperti teman-temannya yang lain untuk disajikan di meja makan. Namun, harapan tinggalah harapan. Feten tak tersentuh sama sekali. Boleh jadi, ia akan menghuni ambalan bambu selamanya tanpa pernah berakhir menjadi olahan makanan. Namun, saat hari upacara adat penobatan raja, Ina Boi tiba-tiba mengambil Feten yang berbulan-bulan disimpan. Selanjutnya, Feten ditumbuk, digiling, dan kulit arinya dilepas. Feten sangat bahagia karena ternyata wujudnya bisa berubah dalam beragam olahan.
Detail Information
- Publisher
- Kantor Bahasa Provinsi Maluku
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-08-12T10:41:42Z
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah