Panto keur Nini = Pintu untuk Nenek
Ratnaningrum, Wulan
Nesa duduk di ambang pintu.Neneknya akan ke luar melalui pintu itu.Nesa dimarahi neneknya karena duduk di ambang pintu.Neneknya mengatakan kalau itu pamali.Nesa tidak mengerti apa itu pamali.Dia juga tidak mengerti kenapa dilarang duduk di ambang pintu.Nesa bertanya pada temannya, tetapi tidak mendapatkan jawaban.Ketika ibunya pulang kerja, Nesa bertanya pada ibunya.Ibunya menjelaskan alasan mengapa dilarang duduk di ambang pintu.Nesa membayangkan bagaimana kalau ia membuat pintu yang besar.Pintu yang lebih besar dari pintu yang sekarang.Namun, sepertinya akan menimbulkan banyak kekacauan.Akhirnya, Nesa memilih pintu yang sekarang.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-12-17T00:45:41Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah