Dadi werna apa? = Jadi warna apa?
Zanifah, Imawati
Bagas mendapat tugas sekolah. Tigas mereka membuat batik motif Pace khas Pacutan. Ada Gilang dan Hayu sebagai anggota kelompoknya. Karena mahir menggambar, tugas itu diserahkan kepada Hayu. Mereka akan membuat bebrapa warna dari bahan alam. Merah kecoklatan dari kulit pohon mahoni. Daun mangga bisa dipetik dari pohon mangga do belakang rumah. Dan warna kuning dari kunyit. Namun mereka tak menemukan pohon secang.Bagas, Gilang dan Hayu mencari bahan pengganti penghasil warna merah. Mereka menemukan daun apukat. Mereka mengira daun apukat menghasilkan warna merah. Bagas juga melihat dan jambu biji. Mereka pun memetik kedua jenis daun itu. Karena Bagas sudah lelah, ia mengajak Gilang dan Hayu pulang. Lusa tugas harus dikumpulkan. Mereka mulai membuat pewarna batik. Warna hijau berhasil dibuat. Begitu pula warna kuning. Saat merebus daun apukat, bukan warna merah yang mereka dapatkan, namun warna coklat. Ternyata, daun jambu biji pun tak menghasilkan warna merah. Mereka kembali mencari bahan pengaganti lainnya. Akhirnya mereka menemukan kulit kayu mahoni. Rebusan kulit kayu mahoni menghasilkan warna merah kecoklatan. Dan tugas membuat batik pun berhasil diselesaikan.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-12-23T03:41:41Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah