Museum Kapal Samudraraksa sebagai ruang konservasi kreatif budaya maritim
Batubara, Asyhadi Mufsi
Pelayaran kapal Samudraraksa menuju Afrika adalah pemicu lahirnya Museum Samudraraksa. Pesan yang disampaikan didalamnya bertujuan untuk membentuk memori kolektif dan mengingat momen pelayaran Samudraraksa. Namun sebagai ruang konservasi kreatif dengan tujuan membentuk memori kolektif, ternyata masih ada hal-hal yang terlupakan sehingga kinerjanya belum optimal. Pengamatan langsung dan penerapan kajian museum studies, yang dalam hal ini menggunakan prinsip new museum merupakan metode penelitian yang dipilih untuk mengungkap fenomena tersebut. Adapun hasil kajian fakta di lapangan menyimpulkan bahwa perlu adanya tindakan evaluasi model komunikasi, serta memikirkan kembali arah dan tujuan Museum Samudraraksa di masa depan, apakah akan tetap statis atau memilih dinamis? Dengan demikian perannya sebagai ruang konservasi kreatif bisa menjadi lebih optimal.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2017-03-21T05:33:18Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah