Model bahan ajar sistem modular pada pendidikan kesetaraan paket c mahir dalam jaringan
Juwitaningsih, Desy; Nurlaela, Neni; Saputro, Waluyo; Suwanto, Suwanto
Program pendidikan kesetaraan Paket C Mahir Dalam Jaringan (daring) merupakan layanan pendidikan menengah yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) yang berada pada jalur pendidikan nonformal. Dimana pembelajarannya menggunakan jaringan internet. Pembelajaran program paket C mahir dalam jaringan dilakukan melalui pembelajaran mandiri dan tutorial.
Pembelajaran mandiri berfokus pada penguasaan kompetensi dari materi yang dipelajari peserta didik dalam waktu tertentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dalam hal ini, strategi pembelajaran paket C mahir dalam jaringan ini lebih kepada pembelajaran sistem modular. Implikasi utama dari kegiatan belajar mandiri adalah perlunya mengoptimalkan sumber belajar dan tetap memberikan peluang otonomi yang lebih besar kepada peserta didik dalam mengendalikan kegiatan belajarnya. Peran pendidik bergeser dari pemberi informasi menjadi fasilitator dengan menyediakan berbagai sumber belajar yang dibutuhkan, merangsang semangat belajar, memberi peluang untuk mempraktikkan hasil belajar, dan mambantu bahwa apa yang dipelajari akan berguna dalam kehidupannya. Untuk itulah diperlukan modul yang praktis dan mudah dipahami sebagai sumber belajar utama dalam kegiatan belajar mandiri.
Adapun langkah-langkah dalam pengembangan atau penyusunan bahan ajar dalam pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan yaitu: 1) Tahap perencanaan yang terdiri dari Penyusunan garis-garis besar isi modul/peta konsep/alur pembelajaran dan pemetaan Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) setiap mata pelajaran. 2) Tahap penulisan modul yang terdiri dari mempersiapkan rancangan penulisan (menentukan pokok bahasan, mengatur urutan materi sesuai dengan urutan tujuan, dan menyusun rancangan penulisan) dan memulai penulisan modul. 3) Tahap review dan revisi. 4) Tahap finalisasi.
Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam mendukung pembelajaran paket C mahir dalam jaringan selain mengembangkan media cetak berupa modul yang didigitalisasikan juga dikembangkan media non cetak berupa videoscribe dan Screencast O Matic (SOM). Dengan dikembangkannya media ini diharapkan dapat membantu peserta didik dalam melakukan pembelajaran secara mandiri.
Hasil ujicoba pengembangan bahan ajar pada pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan yang dilakukan kepada akademisi (expert), pendidik (user) dan peserta didik (end user) dapat disimpulkan bahwa modul-modul pada pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan secara tampilan modul cukup menarik, modul sesuai dengan SK-KD yang ada, dan keterpahaman modul pun cukup mudah dipahami oleh pengguna. Walaupun masih terdapat kekuranga-kekurangan danperlu ditingkatkan lagi kemenarikan dari modul tersebut.
Pembelajaran mandiri berfokus pada penguasaan kompetensi dari materi yang dipelajari peserta didik dalam waktu tertentu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dalam hal ini, strategi pembelajaran paket C mahir dalam jaringan ini lebih kepada pembelajaran sistem modular. Implikasi utama dari kegiatan belajar mandiri adalah perlunya mengoptimalkan sumber belajar dan tetap memberikan peluang otonomi yang lebih besar kepada peserta didik dalam mengendalikan kegiatan belajarnya. Peran pendidik bergeser dari pemberi informasi menjadi fasilitator dengan menyediakan berbagai sumber belajar yang dibutuhkan, merangsang semangat belajar, memberi peluang untuk mempraktikkan hasil belajar, dan mambantu bahwa apa yang dipelajari akan berguna dalam kehidupannya. Untuk itulah diperlukan modul yang praktis dan mudah dipahami sebagai sumber belajar utama dalam kegiatan belajar mandiri.
Adapun langkah-langkah dalam pengembangan atau penyusunan bahan ajar dalam pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan yaitu: 1) Tahap perencanaan yang terdiri dari Penyusunan garis-garis besar isi modul/peta konsep/alur pembelajaran dan pemetaan Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) setiap mata pelajaran. 2) Tahap penulisan modul yang terdiri dari mempersiapkan rancangan penulisan (menentukan pokok bahasan, mengatur urutan materi sesuai dengan urutan tujuan, dan menyusun rancangan penulisan) dan memulai penulisan modul. 3) Tahap review dan revisi. 4) Tahap finalisasi.
Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam mendukung pembelajaran paket C mahir dalam jaringan selain mengembangkan media cetak berupa modul yang didigitalisasikan juga dikembangkan media non cetak berupa videoscribe dan Screencast O Matic (SOM). Dengan dikembangkannya media ini diharapkan dapat membantu peserta didik dalam melakukan pembelajaran secara mandiri.
Hasil ujicoba pengembangan bahan ajar pada pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan yang dilakukan kepada akademisi (expert), pendidik (user) dan peserta didik (end user) dapat disimpulkan bahwa modul-modul pada pendidikan kesetaraan paket C mahir dalam jaringan secara tampilan modul cukup menarik, modul sesuai dengan SK-KD yang ada, dan keterpahaman modul pun cukup mudah dipahami oleh pengguna. Walaupun masih terdapat kekuranga-kekurangan danperlu ditingkatkan lagi kemenarikan dari modul tersebut.
Detail Information
- Publisher
- PP-Paud dan Dikmas Jawa Barat
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-09-19T03:35:38Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah