Kearifan tradisional masyarakat nelayan kampung Batunderang yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan alam di kabupaten Kepulauan Sangihe - Sulawesi Utara
Widja, I G N
Dengan membaca laporan penelitian "Kearifan Tradisional
Masyarakat Nelayan Kampung Batunderang di Kepulauan
Sangihe" ini, kita bisa melihat sebuah deskripsi yang cukupmendalam tentang konsep-konsep lokal tentang pelestarian lingkungan pesisir yang masih dipraktekkan dengan rasa percayadiri. Tentunya hal ini kita sambut dengan gembira, bahwa ditengah perubahan besar yang mengancam eksistensi pengetahuan lokal, terdapat suatu usaha-usaha untuk mempertahankan kualitas lingkungan yang berhasil. Waiau terdapat dorongan seperti menguatnya kapitalisme pasar, perubahan teknologi dan masuknya nilai-nilai baru, terlihat bahwa prinsip utama konservasi tetap dijalankan dengan menampilkan elemen-elemen kultural tradisional yang berjalan harmonis dengan etika keagamaan Kristen. Tentunya telah terjadi suatu revitalisasi tradisi yang diperkuat oleh institusi lokal. Hal-hal yang kiranya perlu dilakukan dimasa depan adalah membuat penelitian etnografi lanjutan di situs yang sama atau berdekatan, yang secara lebih fokus merekam proses-proses sosial yang terjadi yaitu merekam segala usaha-usaha nyata bagaimana masyarakat menggali kembali pengetahuan tradisionalnya dan membuatnya menjadi ideal dan relevan untuk masa kini.
Masyarakat Nelayan Kampung Batunderang di Kepulauan
Sangihe" ini, kita bisa melihat sebuah deskripsi yang cukupmendalam tentang konsep-konsep lokal tentang pelestarian lingkungan pesisir yang masih dipraktekkan dengan rasa percayadiri. Tentunya hal ini kita sambut dengan gembira, bahwa ditengah perubahan besar yang mengancam eksistensi pengetahuan lokal, terdapat suatu usaha-usaha untuk mempertahankan kualitas lingkungan yang berhasil. Waiau terdapat dorongan seperti menguatnya kapitalisme pasar, perubahan teknologi dan masuknya nilai-nilai baru, terlihat bahwa prinsip utama konservasi tetap dijalankan dengan menampilkan elemen-elemen kultural tradisional yang berjalan harmonis dengan etika keagamaan Kristen. Tentunya telah terjadi suatu revitalisasi tradisi yang diperkuat oleh institusi lokal. Hal-hal yang kiranya perlu dilakukan dimasa depan adalah membuat penelitian etnografi lanjutan di situs yang sama atau berdekatan, yang secara lebih fokus merekam proses-proses sosial yang terjadi yaitu merekam segala usaha-usaha nyata bagaimana masyarakat menggali kembali pengetahuan tradisionalnya dan membuatnya menjadi ideal dan relevan untuk masa kini.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
- Tahun
- 2007
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-10-24T00:27:35Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah