Sejarah permuseuman di Indonesia
Munandar, Agus Aris; Perdana, Andini; Rahayu, Andriyati; Gultom, Annissa Maulina; Susanto, Djulianto; Asiarto, Lutfi; Supardi, Nunus; Tjahjopurnomo, Tjahjopurnomo; Arbi, Yunus
Menurut Azyumardi Azra (2010}, museum memiliki posisi konstruksi identitas nasional. Melalui otoritas yang museum miliki dalam hal "warisan sejarah nasional" museum dapat menjadi lembaga otentifikasi identitas nasional tersebut di masa silam dan sekaligus memproyeksikannya ke masa depan. Museum di Indonesia memiliki peranan strategis dalam kehidupan berban3sa dan bernegara, karena museum dalam operasionalisasinya berpegang pada tiga pilar kebijakan permuseuman Indonesia, yaitu ,mencerdaskan bangsa, memperkuat kepribadian bangsa dan ketahan nasional serta wawasan nusantara. Sayangnya buku tentang permuseuman bisa dikatakan masih langk, baik buku untuk kalangan pekerja museum, maupun untuk khalayak umum. Menyadari kenyataan itL. Direktorat Permuseuman dalam rangka menyukseskan program Revitalisasi Museum dan Gerakan Nasional Cinta Museum 2010-2014, sengaja menerbitkan buku Sejarah Permuseuman di Indonesia, dengan maksud menjawab sebagian kebutuhan insan permuseuman Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Permuseuman, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala
- Tahun
- 2011
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-01-31T05:15:18Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah