Studi strategi pengembangan anak usia dini di Indonesia
Sardjunani, Nina
Millenium Development Goals (MDGs) telah mengarahkan kegiatan politik dan alokasi sumber daya pembangunan selama dekade terakhir, dengan kemajuan nyata pada beberapa bidang seperti pengentasan kemiskinan dan pembangunan sumber daya manusia. Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD) masih merupakan salah satu tuas yang paling penting untuk mengakselerasi terwujudnya Pendidikan Untuk Semua (PUS) dan pencapaian MDGs untuk mengurangi kemiskinan. Namun, PAUD merupakan satu area kunci yang belum secara komprehensif terwakili dalam MDGs. Oleh karena itu, Keputusan Presiden Republik Indonesia mengenai PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) yang baru disusun memberikan kesempatan yang baik untuk menghubungkan prioritas Indonesia dengan dunia internasional, beserta strategi implementasi yang praktis dan sejalan dengan tujuan MDGs. Perkembangan menuju tercapainya MDGs dapat dilihat pada bidang-bidang yang terkait dengan anakanak, seperti menanggulangi kemiskinan dan kelaparan (MDG 1), mencapai pendidikan dasar untuk semua (MDG 2), mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan (MDG 3), menurunkan angka kematian anak (MDG 4), dan meningkatkan kesehatan ibu (MDG 5).
Tujuan paling utama program PAUD adalah untuk meningkatkan kapasitas anak dalam berkembang dan belajar. Seorang anak yang sudah siap sekolah memiliki kombinasi karakteristik yang positif: sehat baik secara sosial dan emosional, percaya diri, dan ramah; memiliki hubungan pertemanan yang baik; menangani tugas-tugas yang menantang dan pantang menyerah; memiliki kemampuan berbahasa dan komunikasi yang baik; dan mendengarkan instruksi dengan baik dan penuh perhatian. Efek positif dari program PAUD dapat mengubah arah perkembangan anak saat mereka masuk sekolah. Seorang anak yang siap sekolah memiliki kemungkinan kecil untuk mengulang kelas, mengikuti pendidikan khusus, atau putus sekolah.
Tujuan paling utama program PAUD adalah untuk meningkatkan kapasitas anak dalam berkembang dan belajar. Seorang anak yang sudah siap sekolah memiliki kombinasi karakteristik yang positif: sehat baik secara sosial dan emosional, percaya diri, dan ramah; memiliki hubungan pertemanan yang baik; menangani tugas-tugas yang menantang dan pantang menyerah; memiliki kemampuan berbahasa dan komunikasi yang baik; dan mendengarkan instruksi dengan baik dan penuh perhatian. Efek positif dari program PAUD dapat mengubah arah perkembangan anak saat mereka masuk sekolah. Seorang anak yang siap sekolah memiliki kemungkinan kecil untuk mengulang kelas, mengikuti pendidikan khusus, atau putus sekolah.
Detail Information
- Publisher
- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-10-19T02:09:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah