ANALISIS PEMASARAN AYAM FROZEN PADA PT. CIOMAS ADISATWA PEKANBARU
Rahmadani, Rio
Kesulitan dalam pemasaran ayam frozen disebabkan kebutuhan konsumen
yang tidak terlalu menyukai ayam ras pedaging yang memiliki kandungan lemak
yang relatif lebih tinggi dan anggapan bawasanya ayam beku (frozen) itu tidak
baik atau sehat. tekstur daging ayam ras pedaging relatif lebih empuk, namun
konsumennya relatif terbatas. Risiko harga yang dihadapi adalah berfluktuatifnya
harga input produksi berupa ayam hidup dan harga output berupa karkas ayam
siap jual. Fluktuasi harga jual karkas ayam dipengaruhi ketersediaan ayam yang
melebihi pasokan (over supply) sehingga ayam beredar di pasar sangat banyak
sedangkan daya beli masyarakat menurun. Sementara itu resiko yang ditimbulkan
oleh pasar diantaranya adalah persaingan, inflasi, daya beli masyarakat dan lain�lain. Selain risiko yang dihadapi , Salah satu faktor pendukung berhasilnya suatu
usaha pemotongan ayam tersebut adalah pemasaran dan penjualan yang dilakukan
dengan baik. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa
yang menyebabkan tidak tercapainya target pemasaran ayam frozen pada PT.
Ciomas Adisatwa Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu menggunakan analisis data
kualitatif serta analisis data dengan menghubungkan antara teori dan
permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian Faktor-faktor yang menyebabkan
tidak tercapainya target pemasaran ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa
Pekanbaru adalah produk, harga, promosi dan distribusi. Produk merupakan
kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pasar sasaran
terhadap pemasaran ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa Pekanbaru yang
meliputi ukuran, jenis dan kualitas tergolong baik dengan rata-rata persentase
tertinggi sebesar 43,65%. Harga merupakan sejumlah uang yang harus dibayar
oleh konsumen untuk mendapatkan ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa
Pekanbaru yang meliputi harga berdasarkan tempat/lokasi, harga berdasarkan
bentuk/ukuran, harga berdasarkan kualitas, harga berdasarkan waktu atau periode
masa tertentu dan harga berdasarkan persaingan tergolong tidak baik dengan rata�rata persentase tertinggi sebesar 40,00%. Promosi merupakan aktivitas yang
mengkomunikasikan nilai produk dan menyampaikan persuasi kepada konsumen
sasaran agar membeli produk yang ditawarkan. Promosi yang diberikan berupa
promosi terhadap promosi penjualan, personal selling dan hubungan masyarakat.
promosi yang telah dilakukan tergolong baik dengan rata-rata persentase tertinggi
sebesar 42,86%. Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan suatu produk, baik
itu barang atau jasa, dari produsen ke konsumen sehingga produk tersebut tersebar
luas. Saluran distribusi yang dilakukan PT. Ciomas Adisatwa Pekanbaru meliputi
saluran distribusi langsung dan saluran distribusi tidak langsung. Dalam hal ini
saluran distribusi yang dilakukan tergolong tidak baik dengan rata-rata persentase
tertinggi sebesar 39,29%.
Kata Kunci: Pemasaran, Produk, Harga, Promosi dan Distibusi
yang tidak terlalu menyukai ayam ras pedaging yang memiliki kandungan lemak
yang relatif lebih tinggi dan anggapan bawasanya ayam beku (frozen) itu tidak
baik atau sehat. tekstur daging ayam ras pedaging relatif lebih empuk, namun
konsumennya relatif terbatas. Risiko harga yang dihadapi adalah berfluktuatifnya
harga input produksi berupa ayam hidup dan harga output berupa karkas ayam
siap jual. Fluktuasi harga jual karkas ayam dipengaruhi ketersediaan ayam yang
melebihi pasokan (over supply) sehingga ayam beredar di pasar sangat banyak
sedangkan daya beli masyarakat menurun. Sementara itu resiko yang ditimbulkan
oleh pasar diantaranya adalah persaingan, inflasi, daya beli masyarakat dan lain�lain. Selain risiko yang dihadapi , Salah satu faktor pendukung berhasilnya suatu
usaha pemotongan ayam tersebut adalah pemasaran dan penjualan yang dilakukan
dengan baik. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa
yang menyebabkan tidak tercapainya target pemasaran ayam frozen pada PT.
Ciomas Adisatwa Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu menggunakan analisis data
kualitatif serta analisis data dengan menghubungkan antara teori dan
permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian Faktor-faktor yang menyebabkan
tidak tercapainya target pemasaran ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa
Pekanbaru adalah produk, harga, promosi dan distribusi. Produk merupakan
kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pasar sasaran
terhadap pemasaran ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa Pekanbaru yang
meliputi ukuran, jenis dan kualitas tergolong baik dengan rata-rata persentase
tertinggi sebesar 43,65%. Harga merupakan sejumlah uang yang harus dibayar
oleh konsumen untuk mendapatkan ayam frozen pada PT. Ciomas Adisatwa
Pekanbaru yang meliputi harga berdasarkan tempat/lokasi, harga berdasarkan
bentuk/ukuran, harga berdasarkan kualitas, harga berdasarkan waktu atau periode
masa tertentu dan harga berdasarkan persaingan tergolong tidak baik dengan rata�rata persentase tertinggi sebesar 40,00%. Promosi merupakan aktivitas yang
mengkomunikasikan nilai produk dan menyampaikan persuasi kepada konsumen
sasaran agar membeli produk yang ditawarkan. Promosi yang diberikan berupa
promosi terhadap promosi penjualan, personal selling dan hubungan masyarakat.
promosi yang telah dilakukan tergolong baik dengan rata-rata persentase tertinggi
sebesar 42,86%. Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan suatu produk, baik
itu barang atau jasa, dari produsen ke konsumen sehingga produk tersebut tersebar
luas. Saluran distribusi yang dilakukan PT. Ciomas Adisatwa Pekanbaru meliputi
saluran distribusi langsung dan saluran distribusi tidak langsung. Dalam hal ini
saluran distribusi yang dilakukan tergolong tidak baik dengan rata-rata persentase
tertinggi sebesar 39,29%.
Kata Kunci: Pemasaran, Produk, Harga, Promosi dan Distibusi
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2022-06-08T04:26:20Z
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah