Aplikasi Pupuk Petrobio dan Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Rawit.
Fransiska, Ema
Cabai rawit (Capsicum frutescens L) merupakan tanaman sayuran yang
sangat dibutuhkan karena digunakan dalam olahan industri makanan dan bumbu
masakan sehari-hari. Kebutuhan tersebut menjadi indikator bahwa cabai
diperlukan dalam jumlah yang besar, untuk itu perlu peningkatan produksi agar
permintaan cabai rawit dapat terpenuhi. Tanah di Riau merupakan tanah PMK
yang kandungan unsur haranya rendah dan sifatnya yang masam. Aplikasi pupuk
Petrobio dan limbah cair tahu dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi
tanah PMK.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, dosis dan konsentrasi
terbaik dari masing - masing perlakuan serta mendapatkan interaksi dosis pupuk
Petrobio dan konsentrasi limbah cair tahu terbaik terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L).
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km. 08 Rumbai, Pekanbaru, Riau
selama tiga bulan di mulai dari bulan Desember 2020 sampai dengan bulan
Maret 2021. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama
adalah pupuk Petrobio (P) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu P0= tanpa pupuk
Petrobio, P1= pupuk Petrobio1,8 gram/tanaman dan P2= pupuk Petrobio 3,6
gram/tanaman, dan faktor kedua adalah Limbah tahu (T) yang terdiri 3 (tiga)
taraf yaitu T0=tanpa limbah cair tahu, T1=limbah cair tahu 10%/plot dan T2=
limbah cair tahu 20%/plot, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap
kombinasi perlakuan terdiri dari 3 (tiga) ulangan, maka di peroleh 27 unit
percobaan. Data hasil pengamatan dianalisa secara statistik dengan menggunakan
Sidik Ragam. F hitung lebih besar atau sama dengan F tabel 5%, maka
dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%.
Aplikasi pupuk Petrobio dan limbah cair tahu pada pertumbuhan dan
produksi tanaman cabai rawit memberikan pengaruh nyata secara tunggal pada
parameter diameter batang, berat buah, jumlah buah dan berat buah terbesar.
Pada parameter tinggi tanaman perlakuan Petrobio secara tunggal berpengaruh
nyata dan untuk perlakuan limbah cair tahu berpengaruh tidak nyata, sedangkan
interaksi pupuk Petrobio dan limbah cair tahu dengan perlakuan terbaik yaitu
pupuk Petrobio 3,6 gram/tanaman + limbah tahu cair 20%/plot (P2T2) yang
berpengaruh nyata terhadap jumlah buah, berat buah dan berat buah terbesar.
sangat dibutuhkan karena digunakan dalam olahan industri makanan dan bumbu
masakan sehari-hari. Kebutuhan tersebut menjadi indikator bahwa cabai
diperlukan dalam jumlah yang besar, untuk itu perlu peningkatan produksi agar
permintaan cabai rawit dapat terpenuhi. Tanah di Riau merupakan tanah PMK
yang kandungan unsur haranya rendah dan sifatnya yang masam. Aplikasi pupuk
Petrobio dan limbah cair tahu dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi
tanah PMK.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, dosis dan konsentrasi
terbaik dari masing - masing perlakuan serta mendapatkan interaksi dosis pupuk
Petrobio dan konsentrasi limbah cair tahu terbaik terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L).
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Lancang Kuning Jl. Yos Sudarso Km. 08 Rumbai, Pekanbaru, Riau
selama tiga bulan di mulai dari bulan Desember 2020 sampai dengan bulan
Maret 2021. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama
adalah pupuk Petrobio (P) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu P0= tanpa pupuk
Petrobio, P1= pupuk Petrobio1,8 gram/tanaman dan P2= pupuk Petrobio 3,6
gram/tanaman, dan faktor kedua adalah Limbah tahu (T) yang terdiri 3 (tiga)
taraf yaitu T0=tanpa limbah cair tahu, T1=limbah cair tahu 10%/plot dan T2=
limbah cair tahu 20%/plot, sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap
kombinasi perlakuan terdiri dari 3 (tiga) ulangan, maka di peroleh 27 unit
percobaan. Data hasil pengamatan dianalisa secara statistik dengan menggunakan
Sidik Ragam. F hitung lebih besar atau sama dengan F tabel 5%, maka
dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%.
Aplikasi pupuk Petrobio dan limbah cair tahu pada pertumbuhan dan
produksi tanaman cabai rawit memberikan pengaruh nyata secara tunggal pada
parameter diameter batang, berat buah, jumlah buah dan berat buah terbesar.
Pada parameter tinggi tanaman perlakuan Petrobio secara tunggal berpengaruh
nyata dan untuk perlakuan limbah cair tahu berpengaruh tidak nyata, sedangkan
interaksi pupuk Petrobio dan limbah cair tahu dengan perlakuan terbaik yaitu
pupuk Petrobio 3,6 gram/tanaman + limbah tahu cair 20%/plot (P2T2) yang
berpengaruh nyata terhadap jumlah buah, berat buah dan berat buah terbesar.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-29T07:27:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah