Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Tingkat Perceraian Di Pengadilan Agama Kota Pekanbaru
Pradana, Irvan
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya virus Corona yang
mengubah aspek kehidupan pernikahan. Perceraian untuk sekarang ini sedang
marak karena adanya virus Covid 19. Perceraian terjadi karena beberapa faktor
yang pada umumnya yang menjadi pemicu kasus perceraian itu meningkat. Selain
itu, perceraian ini juga memiliki dampak terhadap Pengadilan itu sendiri. Penelitian
ini merupakan jenis penelitian hukum sosiologis yaitu penelitian lapangan yang
mensinkronkan antara teori dan praktek. Sedangkan data yang dikumpulkan berupa
data primer dan sekunder, data yang diperoleh menggunakan teknik wawancara
langsung, observasi lapangan dan dokumentasi. Untuk mempermudah dalam
pengecekan datanya maka dalam pengecekan keabsahan datanya peneliti
menggunakan metode triangulasi. Dari penelitian ini penulis mendapatkan
beberapa kesimpulan. Pertama, Pengadilan Agama Kota Pekanbaru selama
pandemi Covid kasus perceraian mengalami peningkatan. Kedua, kasus perceraian
selama masa pandemi covid 19 disebabkan oleh beberapa faktor dan faktor yang
mendominasi adalah faktor perselisihan/pertengkaran yang terus menerus dan
faktor meninggalkan salah satu pihak. Dampak dari kasus perceraian di masa
Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Pekanbaru adalah semuanya berdampak
secara menyeluruh untuk para pekerja di Pengadilan Agama Pekanbaru itu sendiri
yaitu para pekerja di sini menjadi lebih ringan dalam melaksanakan pekerjaannya.
Pekerja juga lebih terhambat dalam hal pekerjaan, karena disebabkan masyarakat
yang mengajukan kasusnya terhambat oleh kurangnya pemahaman mereka
terhadap situs internet yang ada. Namun untuk sekarang sudah berjalan normal
seperti biasanya.
mengubah aspek kehidupan pernikahan. Perceraian untuk sekarang ini sedang
marak karena adanya virus Covid 19. Perceraian terjadi karena beberapa faktor
yang pada umumnya yang menjadi pemicu kasus perceraian itu meningkat. Selain
itu, perceraian ini juga memiliki dampak terhadap Pengadilan itu sendiri. Penelitian
ini merupakan jenis penelitian hukum sosiologis yaitu penelitian lapangan yang
mensinkronkan antara teori dan praktek. Sedangkan data yang dikumpulkan berupa
data primer dan sekunder, data yang diperoleh menggunakan teknik wawancara
langsung, observasi lapangan dan dokumentasi. Untuk mempermudah dalam
pengecekan datanya maka dalam pengecekan keabsahan datanya peneliti
menggunakan metode triangulasi. Dari penelitian ini penulis mendapatkan
beberapa kesimpulan. Pertama, Pengadilan Agama Kota Pekanbaru selama
pandemi Covid kasus perceraian mengalami peningkatan. Kedua, kasus perceraian
selama masa pandemi covid 19 disebabkan oleh beberapa faktor dan faktor yang
mendominasi adalah faktor perselisihan/pertengkaran yang terus menerus dan
faktor meninggalkan salah satu pihak. Dampak dari kasus perceraian di masa
Pandemi Covid 19 di Pengadilan Agama Pekanbaru adalah semuanya berdampak
secara menyeluruh untuk para pekerja di Pengadilan Agama Pekanbaru itu sendiri
yaitu para pekerja di sini menjadi lebih ringan dalam melaksanakan pekerjaannya.
Pekerja juga lebih terhambat dalam hal pekerjaan, karena disebabkan masyarakat
yang mengajukan kasusnya terhambat oleh kurangnya pemahaman mereka
terhadap situs internet yang ada. Namun untuk sekarang sudah berjalan normal
seperti biasanya.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-01-03T02:05:38Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah