(Durio Zibethinus L) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Urine Kambing
Simarmata, Hendro Swanson
Durian (Durio zibethinus L.) merupakan tanaman buah tropika yang berasal
dari Asia Tenggara, termasuk tanaman buah tahunan berbentuk pohon. buah durian
mempunyai aroma khas buahnya memiliki duri banyak dan rasa yang enak, sehingga
menarik untuk dibudidayakan, dikonsumsi dalam bentuk segar dan bentuk olahan
seperti keripik, permen, biskuit dan dodol. Urine terdiri dari air dengan bahan terlarut
berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Produksi
urine kambing 0,6-2,5 liter/hari dan urine kambing mengandung N, P, dan K sebesar
1.50%, 0.13%,1.80%, dan air 85%.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan yaitu T0 = Tanpa Pemberian
Urine Kambing, T1 = Pemberian Urine Kambing dengan konsentrasi 100 cc/ L air, T2
= Pemberian Urine Kambing dengan konsentrasi 200 cc/L air, T3 = Pemberian Urine
Kambing dengan konsentrasi 300 cc/L air, dan T4 = Pemberian Urine Kambing dengan
konsentrasi 400 cc/L air. Setiap plot terdiri dari 4 tanaman, 2 tanaman dijadikan
sampel, parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar
daun, dan diameter batang. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan
uji lanjut DMRT taraf 5%.
Pemberian pupuk organic cair urine kambing berpengaruh nyata terhadap
seluruh parameter yang telah diamati, dan pemberian dengan dosis 300 cc/L air,
memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit durian (Durio zibethinus
L.)
dari Asia Tenggara, termasuk tanaman buah tahunan berbentuk pohon. buah durian
mempunyai aroma khas buahnya memiliki duri banyak dan rasa yang enak, sehingga
menarik untuk dibudidayakan, dikonsumsi dalam bentuk segar dan bentuk olahan
seperti keripik, permen, biskuit dan dodol. Urine terdiri dari air dengan bahan terlarut
berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Produksi
urine kambing 0,6-2,5 liter/hari dan urine kambing mengandung N, P, dan K sebesar
1.50%, 0.13%,1.80%, dan air 85%.
Penelitian dilaksanakan secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 5 perlakuan yaitu T0 = Tanpa Pemberian
Urine Kambing, T1 = Pemberian Urine Kambing dengan konsentrasi 100 cc/ L air, T2
= Pemberian Urine Kambing dengan konsentrasi 200 cc/L air, T3 = Pemberian Urine
Kambing dengan konsentrasi 300 cc/L air, dan T4 = Pemberian Urine Kambing dengan
konsentrasi 400 cc/L air. Setiap plot terdiri dari 4 tanaman, 2 tanaman dijadikan
sampel, parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar
daun, dan diameter batang. Data dianalisis dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan
uji lanjut DMRT taraf 5%.
Pemberian pupuk organic cair urine kambing berpengaruh nyata terhadap
seluruh parameter yang telah diamati, dan pemberian dengan dosis 300 cc/L air,
memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit durian (Durio zibethinus
L.)
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-02-28T03:22:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah